Dampak Langsung Merokok Setelah Buka Puasa

Puasa idealnya menjadi waktu bagi Anda untuk melakukan banyak ibadah dan meninggalkan kebiasaan buruk. Khusus untuk perokok aktif, puasa harus menjadi latihan dalam menghentikan kebiasaan buruk ini. Seperti diketahui, selain makan dan minum, merokok adalah salah satu hal yang dinantikan oleh seorang perokok aktif ketika berbuka puasa. Sehingga setelah berbuka puasa, seringkali perokok akan langsung menyalakan rokok. Meski merokok langsung saat berbuka puasa tidak dianjurkan, karena memiliki beragam efek buruk pada tubuh.

Merokok itu sendiri pada dasarnya menyebabkan berbagai penyakit hampir ke seluruh organ tubuh. Penyakit yang sering ditimbulkan seperti kanker, penyakit kardiovaskular, stroke, penyakit paru obstruktif kronik termasuk emfisema dan bronkitis akut, diabetes, dan lainnya. Saat puasa, kita tidak makan makanan dan minuman selama sekitar 14 jam dan perut kosong. Jadi ketika kita berbuka puasa, harus dibuka dengan makanan yang bergizi dan mengandung zat antioksidan tinggi seperti sayuran dan buah-buahan untuk menggantikan energi yang hilang saat puasa. Tetapi jika Anda berbuka puasa segera, itu berarti hal pertama yang masuk adalah zat beracun seperti nikotin, tar, karbon monoksida, gas oksidan, benzena, dan lainnya. Bahan kimia ini akan lebih berbahaya jika dimasukkan ke dalam tubuh saat perut kosong. Berikut adalah bahaya merokok segera setelah berbuka puasa:

  1. Nikotin dimasukkan dalam waktu singkat dengan sejumlah besar efek mual dan menyebabkan sakit kepala. Nikotin sendiri adalah senyawa yang dapat menyebabkan kecanduan, ketika memasuki tubuh, ia akan merangsang kelenjar adrenalin yang menghasilkan adrenalin. Peningkatan adrenalin di dalam tubuh bersifat stimulan sehingga akan meningkatkan detak jantung, napas, dan tekanan darah. Secara tidak langsung, nikotin juga akan melepaskan hormon dopamin yang memengaruhi perasaan, gerakan, dan sensasi kesenangan dan rasa sakit. Peningkatan dopamin ini sering menyebabkan kecanduan pada perokok sehingga jika seorang perokok menghentikan kebiasaan buruk ini secara tiba-tiba, perasaan cemas, lekas marah, dan depresi akan muncul. Efek buruk nikotin dapat memengaruhi:
    • Sistem sirkulasi darah, yang merupakan peningkatan risiko pembekuan darah dan pembentukan plak yang dapat menyumbat arteri.
    • Sistem saraf pusat / otak, yaitu sakit kepala, pusing, gangguan tidur, dan mimpi buruk.
    • Sistem pencernaan, yaitu mual, muntah, mulut kering, gangguan pencernaan, mulas, dan diare.
    • Sistem kardiovaskular / jantung, yang merupakan peningkatan denyut nadi, peningkatan tekanan darah, peningkatan risiko penyakit jantung koroner dan stroke.
  2. Karbon monoksida yang terkandung dalam asap rokok karena proses pembakaran adalah gas beracun, tidak berwarna, dan tidak berbau. Gas ini berbahaya karena ketika dihirup oleh paru-paru dan masuk ke dalam tubuh, karbon monoksida akan berikatan dengan hemoglobin dalam sel darah merah dan terbawa oleh aliran darah kita. Karbon monoksida dapat mengikat hemoglobin 300 kali lebih kuat dan lebih cepat daripada oksigen. Ini dapat menyebabkan sel-sel di tubuh Anda kekurangan oksigen, sehingga Anda merasa lelah dan pusing. Gas ini juga dapat mengurangi fungsi otot dan jantung, gejalanya adalah meningkatnya denyut nadi, lemah untuk berolahraga, sakit kepala, mual, muntah, dan pandangan kabur. Kekurangan oksigen dalam darah juga akan menyebabkan jantung bekerja lebih keras untuk mendistribusikan darah yang mengandung lebih sedikit oksigen ke seluruh tubuh, sehingga karbon monoksida dalam darah akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah yang seiring waktu menyebabkan penumpukan plak di arteri.

Jadi, ingat bahaya langsung merokok ketika berbuka puasa dengan perut kosong, zat berbahaya dalam rokok akan masuk ke dalam darah dengan cepat. Selain itu, merokok segera saat berbuka ini juga dapat memicu batuk karena iritasi saluran pernapasan, karena tenggorokan masih dalam keadaan kering.

Selain itu, bagi Anda yang membutuhkan informasi kesehatan lain atau membutuhkan produk kesehatan, Anda dapat mengaksesnya www.prosehat.com atau instal aplikasi ProSehat atau dapat memanggil nomor Asisten Kesehatan Maya melalui Tel / SMS / WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat!

Ditulis oleh: Dr. Erika Gracia

BIBLIOGRAFI

  1. Apa bahaya langsung dari merokok saat berbuka puasa? [Internet]. Direktorat P2PTM. Tersedia di: http://www.p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/prevent- lung- kronis / apa-bahaya- langsung-merokok-saat-saat-berbuka-puasa
  2. CDCTobaccoFree. Efek Kesehatan dari Merokok dan Penggunaan Tembakau [Internet]. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit. 2017. Tersedia dari: https://www.cdc.gov/tobacco/basic_information/health_effects/index.htm
  3. Apa Bahan Kimia Dalam Asap Rokok? [Internet]. Tersedia dari: https://www.medicalnewstoday.com/articles/215420#3
  4. Nikotin: Fakta, efek, dan kecanduan [Internet]. Tersedia dari: https://www.medicalnewstoday.com/articles/240820
  5. Bagaimana Karbon Monoksida Menyakiti Perokok [Internet]. Pikiran yang sangat baik. Tersedia dari: https://www.verywellmind.com/carbon-monoxide-in-cigarette-smoke-2824730

Pos Dampak langsung merokok setelah berbuka puasa muncul pertama kali di ProSehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here